Berita Industri

Rumah / Berita / Berita Industri / Apa saja metode pembersihan dan disinfeksi yang umum untuk mainan plastik?
Berita Industri

Apa saja metode pembersihan dan disinfeksi yang umum untuk mainan plastik?

Jenis:
Berita Industri

Tanggal
2025-Oct-24

Metode Pembersihan dan Disinfeksi Umum untuk Mainan Plastik

1. Membersihkan dengan Sabun Lembut dan Air
Gosok permukaannya dengan air hangat mengalir dan deterjen netral, lalu bilas dengan air bersih dan biarkan mengering. Metode ini cocok untuk sebagian besar mainan plastik tahan air.
2. Disinfeksi Kimia
84 Disinfektan (Sodium Hipoklorit): Encerkan 1:200:200, rendam selama 10-30 menit, lalu bilas hingga bersih.
Alkohol Medis 75%: Semprotkan atau rendam selama 5-10 menit. Cara ini cocok untuk mainan plastik yang tidak tahan panas.
3. Disinfeksi Suhu Tinggi
Untuk plastik tahan panas seperti ABS dan PP, rebus dalam air selama 5-10 menit atau kukus selama 5 menit, lalu biarkan mengering.
4. Disinfeksi Ultraviolet
Menggunakan lampu desinfeksi UV atau menjemur mainan di bawah sinar matahari (≥6 jam) dapat membunuh bakteri secara efektif, asalkan bahan mainan tidak rusak oleh sinar UV.

Mengapa mainan plastik memudar atau berubah bentuk?

1. Sinar Ultraungu
Radiasi UV memecah molekul pigmen, menyebabkan warna memudar secara bertahap. Paparan sinar matahari dalam waktu lama adalah penyebab paling umum dari memudarnya warna kulit.
2. Oksidasi dan Penuaan Termal
Oksigen di udara, dikombinasikan dengan suhu tinggi, memicu oksidasi rantai polimer, mengakibatkan warna kusam dan kerapuhan material. Menambahkan antioksidan dapat memperlambat proses ini sampai batas tertentu.
3. Kualitas Pigmen dan Aditif
Penggunaan pewarna berkualitas rendah atau masterbatch yang tidak cocok menghasilkan ketahanan luntur warna yang buruk dan mudah berubah warna saat digunakan atau dibersihkan. Memilih pigmen dengan ketahanan luntur warna yang tinggi adalah perlindungan mendasar.
4. Tekanan Mekanis dan Sterilisasi yang Tidak Tepat
Penguapan suhu tinggi atau sterilisasi asam kuat atau alkali dapat melunakkan dan merusak plastik. Tegangan yang tidak merata juga dapat menyebabkan deformasi lokal. Memilih metode sterilisasi yang tepat dan mengikuti petunjuk dapat mencegah hal ini secara efektif.